5 Cara Mengenali Potensi Diri untuk Milenial

Mengenali potensi diri memang tidak mudah. Tetapi, selalu ada cara untuk mengenalinya. Mulai dari tes psikologi hingga berdiskusi dengan yang ahli. Kamu bisa mulai 5 cara mengenali potensi diri berikut ini. 

1. Berpikiran terbuka

Ada jutaan informasi yang berkeliaran di linimasa media sosial kamu. Di saat yang sama, ada pula informasi baru yang akan menambah wawasanmu. Berpikiran terbuka menjadi kunci untuk mengenali potensi diri bagi milenial. Kok bisa? 

Informasi yang kamu serap tiap hari, tidak semua langsung diterima. Perlu difilter atau diolah terlebih dahulu, kemudian disesuaikan dengan nilai atau prinsip yang kamu anut. Tidak jarang, ketika kamu menerima informasi baru, kamu akan mengalami konflik jika ada yang bertentangan. Dengan berpikiran terbuka, setidaknya kamu membuka peluang atau harapan baru untuk mempelajari informasi tersebut lebih lanjut. 

Siapa tahu kan, informasi yang baru kamu terima, kamu gali, lalu dipelajari hingga mampu menguasainya. Siapa yang sangka kalau itu menjadi potensi baru? 

2. Mengenali diri sendiri

Informasi yang kamu dapatkan di media sosial, situs web, blog, Youtube, film, atau acara televisi menghadirkan realita dan menawarkan perubahan. Namun, kamu juga perlu tahu bahwa informasi tersebut ditampilkan berdasarkan riset dan wawancara panjang dengan narasumber atau ahli. Tidak heran, kalau kamu angguk-angguk saja dan menyetujui konten yang ditampilkan. Kadang, kamu merasa insekyur atau tidak nyaman karena membandingkannya dengan diri kamu. Hayo, merasa begini juga tidak? 

Kenal diri adalah salah satu cara mengenali potensi diri yang ampuh. Sebanyak apapun informasi yang kamu terima, tapi kamu tetap perlu menyaringnya dan memprosesnya lebih lanjut. Caranya, melalui SWOT (kekuatan, kekurangan, peluang, dan ancaman). 

Mengenal potensi diri lewat SWOT membantu kamu menentukan prioritas secara efektif. Kamu juga bisa mengetahui bagian apa saja yang perlu kamu kembangkan dan evaluasi. Sehingga, proses mengenali diri jadi lebih menyeluruh, welas asih, dan tanpa menghakimi. 

Makin kenal kamu dengan potensi diri, maka kamu tidak mudah goyah dengan informasi yang mungkin membuat kamu insekyur. Terlebih lagi, kamu juga tidak gampang tersinggung bila ada orang yang menilai kamu. 

3. Melakukan tes potensi diri

Jika kamu masih tidak begitu yakin, kamu bisa mencoba tes potensi diri. Cara mengenali potensi diri melalui tes dapat dilakukan melalui analisis sidik jari dan gambar atau tes kepribadian di psikolog. 

Melalui tes potensi diri, kamu jadi lebih mudah menentukan hal-hal yang cocok dengan dirimu. Kamu juga akan terbantu untuk memproyeksikan karir atau pekerjaan yang ingin dituju.

Katakanlah kamu seorang introver. Usai mengikuti tes, kamu menonjol di bagian kreativitas, percaya diri, dan kuat di area visual dan imajinasi. Mungkin, kamu akan cocok di bidang kreatif yang mengutamakan portofolio. Kamu mau pamer karya di media sosial Instagram atau Tiktok. Kamu sering berbagi tips atau photo preset dan menjualnya melalui Karya Karsa. Kamu cenderung nyaman berinteraksi dengan orang-orang yang mengapresiasi karya kamu. Tuh, jadi seru banget kan kalau tahu potensi kamu?

4. Mulai saja dulu!

Saatnya untuk memulai! Kalau kamu dengar dari tagline iklan salah satu e-commerce, “Mulai aja dulu!”. 

Yap, mulai saja dulu apa yang ingin kamu lakukan. Dengan memulai, kamu akan mengalami proses bekerja dan kreatif secara langsung. Meski waktunya panjang, tapi kamu jadi tahu apa yang kamu suka dan apa yang kurang cocok dengan dirimu. 

Cara mengenali potensi diri seperti ini juga membuat kamu sadar kemampuan. Jika kamu senang melakukannya, kamu akan terus asah. Sebaliknya, jika kamu kurang nyaman atau tidak suka, kamu akan jeda atau pindah ke aktivitas lain. 

5. Pastikan kamu fokus dan tekun di bidang yang kamu sukai

Poin ini sebenarnya bukanlah akhir dari cara mengenali potensi diri, namun menjadi batu loncatan ke tahap berikutnya. Fokus dan tekun di bidang yang kamu sukai membutuhkan komitmen dan semangat yang perlu dipupuk terus. 

Ada berbagai cara agar kamu tetap fokus dan tekun mengerjakan bidang yang disukai. Misalnya berdiskusi dengan expertise atau orang yang ahli, teman dekat, psikolog, guru, atau berjejaring (networking) dengan komunitas atau orang yang mengerjakan bidang yang serupa. 

Berinteraksi dengan mereka akan membuat kamu memahami industri atau bidang yang dikerjakan. Selain itu, kamu juga tahu hack atau cara ‘pintas’ saat mengalami kebuntuan dan bertemu peluang baru.

Apa lagi ya cara mengenali potensi diri? Tentunya, cara mengenali potensi diri tergantung pada individu dan pengalaman hidup yang bersifat personal. Kalau kamu, bagaimana cara mengenali potensi diri? 

Sumber:

https://glints.com/id/lowongan/menemukan-potensi-diri/#.YNBTtfLivIU

https://magdalene.co/story/5-tips-mencari-tahu-potensi-diri 

 

Penulis: Nadia K. Putri/Penulis konten lepas di Remarketing.co.id

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *